Tampilkan postingan dengan label Eksplorasi Literat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Eksplorasi Literat. Tampilkan semua postingan

24/09/19

Eksplorasi Literat

BAIT-BAIT PUISI ANAKKU


Kereta api Senja Utama Yogya dari stasiun Pasar Senen tiba di stasiun Yogyakarta sekitar pukul 03.00 dini hari. Aku menyeret koperku keluar dari stasiun Yogya. Hari masih gelap dan sepi. Beberapa tukang becak dan supir taksi menawarkan jasanya kepadaku. Aku menolak secara halus. Tidak mungkin aku naik becak atau taksi menuju pondok di Magelang. Terlalu jauh. Tak terbayangkan olehku harus membayar berapa rupiah nantinya.

08/09/19

Eksplorasi Literat

THE WORLD BELONGS TO THOSE WHO READ


“The world belongs to those who read”. Entah siapa yang pertama kali mencetuskan kata-kata itu. Tapi yang jelas saya menemukan kata-kata tersebut di dinding salah satu lantai di Perpustakaan Nasional jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta. Saya suka dengan kata-kata tersebut. Dunia milik mereka yang membaca.

04/09/19

Eksplorasi Literat

BIG BAD WOLF 





Sore itu selepas ashar, kakiku melangkah menuju halte Malioboro 1. Tujuanku adalah perpustakaan Grhatama Pustaka yang ada di jalan Janti Banguntapan Bantul. Terik matahari di musim kemarau masih terasa menyengat meskipun sang surya mulai condong turun ke arah barat. Untunglah tidak berapa lama kemudian bis transyogya no 1A tiba. Sehingga aku tidak harus menunggu berlama-lama di halte. Tidak begitu banyak penumpang sore itu. Aku masih dapat tempat duduk yang nyaman di dalam bis. Di depanku duduk sepasang pemuda pemudi yang entah dari mana asalnya. Yang laki-laki berperawakan tidak begitu besar untuk ukuran seorang “bule”. Kulitnya putih bersih dengan senyuman yang selalu tersungging di wajahnya. Sedangkan yang perempuan, berbeda dengan yang biasanya aku jumpai di Yogya. Berpakaian sopan, memakai kaos t-shirt dengan rok panjang batik yang membuatnya nampak anggun bak seorang putri keraton. Dia terlihat sibuk bicara. Entah apa yang dibicarakannya. Sesekali terlihat respon pemuda yang di sebelahnya menyinggungkan senyuman manisnya. Sesekali pula dia tersenyum padaku. Seolah memintaku untuk memaklumi temannya yang tiada pernah berhenti bicara di sepanjang perjalanan. Tebakanku mereka berasal dari Jerman.

23/08/19

Eksplorasi Literat

JOGJA LIBRARY CENTER



Keramaian jalan Malioboro saat liburan tak membuatku berdecak. Aku sudah sering melihat pemandangan seperti ini. Menjenguk anakku yang berada di salah satu pondok pesantren modern terkenal di Indonesia mengharuskanku bolak balik Jakarta-Magelang dan tempat transit yang sering aku singgahi adalah halte Malioboro 1 sebelum akhirnya aku turun di halte Jombor untuk melanjutkan perjalanan dengan bis menuju Magelang.

04/02/18

Eksplorasi Literat

Bertandang ke SOS Hermann Gmeiner School Siem Reap, Kamboja


Meniti 👣

(Tulisan ini merupakan serangkaian cerita perjalanan backpacker saya ke Vietnam-Kamboja-Thailand)

Hujan turun mengiringi kesudahan kami menjelajahi candi-candi di kawasan Angkor. Supir tuk tuk kami yang bernama mr. Chaman meminggirkan kendaraannya. Dengan sigap dia mulai membuka gulungan-gulungan terpal-terpal yang terkait di bagian atas setiap bagian depan, belakang dan samping tuk tuk sehingga tuk tuk yang kami naiki tertutup rapat. Mr. Chaman pun memakai jas hujan tipis seperti jas hujan plastik yang biasa dijual di Indonesia.